Aku Ingin Jati Diriku Kembali

Aku Ingin Jati Diriku Kembali

Kemana hendak kaki melangkah, ketika
sinar harapan pudar ditelan gelombang-gelombang kehidupan, sirna
aku letih,
Ketika bias mentari menyinari sisa-sisa air di balik celah awan,
Kibaskan warna indah dalam wujud prespektif bianglala
Aku masih sedih,
Dalam jejak langkah pencarian jati diri yang hilang, terseret
Oleh gemerlap dunia yang berkelimpahan,
Aku jenuh,
Kapan semua akan berakhir?
Mungkinkah saat izroil bertamu, untuk
membawa pergi nyawa yang telah lama tertanam di raga, dengan
jiwa yang melayang-layang ke angkasa, sedang raga berteduh di balik tanah pusara
Apa dengan begitu akan berakhir?
Oh Tuhan,
Tolong dengarkan rintihan daku
Hamba ingin berkasmaran denganMu
Agar tak akan kegelisahan yang telah lama mendera batin, mengoyak
semua kebisuan hati karena jauh dariMu
Lihatlah makhluk kotor dan hina-dina ini, untuk
bersujud seraya memohon pertolonganMu
Hadapkanlah daku pada jati diri yang telah kabur,
Membawa semua memori dalam dadaku
Aku malu, untuk
Keluar dari sarang dalam pengasingan pada dunia luar
Karena aku bukanlah aku, dan
Ini bukanlah diriku, aku ingin dia kembali
Hingga dapat ku nikmati bias mentari, serta
indahnya panorama alam ciptaanMu dengan seutuhnya, yang
dapat meningkatkan rasa syukur akan pemberianMu

[copyright by Jiwang Muhtadin : Jakarta, 4 Juli 2009]

Category: , 0 comments

0 comments:

Post a Comment