kemudian...
dewa-dewa berhenti menggumam
pada malam
karena bait-bait yang kau runtunkan
[copyright by Jiwang Muhtadin : Jakarta, 2010]
By jiwang muhtadin
Category:
puisiku
1 comments
kemudian...
dewa-dewa berhenti menggumam
pada malam
karena bait-bait yang kau runtunkan
[copyright by Jiwang Muhtadin : Jakarta, 2010]
Buat Lencana Anda
aku hanya debu trotoar di simpang jalan. anginlah yang terus memaksaku mengembara tanpa persinggahan. semuanya serba sementara. agar tak kehilangan ingatan, maka aku mencatat setiap peristiwa tiga lampu itu. di sini, sebagai permulaan bagi kita, bersapa, berbagi rasa dan arah, dan berdamai dengan marka.
di simpang jalan, aku diajarkan keterasingan dalam kebisingan. di simpang jalan, aku berbagi arah. di simpang jalan, tiga lampu menjadi pelita. di simpang jalan ini pula, kita berjumpa dan berpisah pada waktu yang sama.
[Jiwang Muhtadin]
1 comments:
salamku,,,,, saudarau,,,, awal ini tak banyak ku bertutur,,,,, pada nuansa lain kan kusapa lewat aksara-revolusiku,,,, salam jabat hati
Post a Comment