ironis
Desember-Januari peralihan tahun baru
tapi sisa-sisa ampas kota masih sama
debu-asap-sampah malah tambah meraksasa
gedung-gedung pongah mencibir angkuh
pada tempat-tempat kumuh
dimana peluh bersimbah di tubuh jelata
begitulah Januari di kotaku
[copyright by Jiwang Muhtadin : Jakarta, 1 Januari 2011]
By jiwang muhtadin
Category:
puisiku
0
comments


0 comments:
Post a Comment